Mengenali cirri sahabat sejati
Sebagaimana makhluk social, manusia tidak mungkin hidup menyendiri. Ia akan memerlukan bantuan orang lain, minimal untuk dialog, berbagi rasa atau sharing ide. Dalam ajaran islam, persaudaraan sesame mukmin merupakan sesuatu yang sangat dianjurkan sebagaiman dalam hadist Nabi SAW, “ seorang mukmin dengan mukmin lainnya ibarat sebuah bangunan, dimana bagian yang satu akan menguatkan bagian yang lainnya. “
Penjelasan hadist diatas sudah sangat jelas. Bahwasanya persaudaraan sesame mukmin ( dimana saja berada ) itu memilki ikatan yang sangat erat dan saling bertanggung jawabantara pihak yang satu dengan yang lainnya. Dalam menjaga ikatan persaudaraan ini, sudah selayaknya kita mengenal cirri – cirri persahabatan dan persaudaraan yang membuat ikatan itu semakin kokoh terjalin dengan baik.
Imam Al-Ghazali dalam kitabnya telah memberikan sifat prsahabatan. Yakni sebagai berikut :
1. jika engkau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu.
2. jika engkau mendapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatan itu.
3. jika enkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya.
4. jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambutnya dengan baik.
5. jika ia memperoleh sesuatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu.
6. jika ia memilah sesuatu yang tidak baik darimu, maka ia akan menutupinya.
7. jika engkau berdiam diri ( karena malu untuk meminta ), maka ia akan menayakan kesulitan yang kamu hadapi.
8. jika bencana datang menimpamu, maka ia akan berusaha meringankan ksulitanmu.
9. jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu.
10. jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencanamu itu.
11. jika engkau sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan itu.
Mungkin dengan beberapa tips ini akan menambah pengetahuan dalam hal persahabatan. Dan yang perlu digaris bawahi adalah sahabat sejati akan berupaya melakukan hal positif berguna menjaga ikatan persaudaraan yang telah dijalin.
TIPS memberi nasihat
1. hendaknya ikhlas dan memberi nasihat, tidak mengharapkan apapun selain mendapatkan keridoan dari Allah. Dan hendaklah nasihat itu bukan untuk tujuan mendapatkan prhatian orang atau popularitas atau menjatuhkan orang yang diberi nasihat.
2. Hendaknya nasihat dengan cara yang baik dan tutur kata yang lembut serta mudah hingga dapat mempengaruhi kepada orang yang dinasihati.
3. Hendaklah orang yang dinasihati itu disaat keadaan sendirian, karena yang demikian ia aka mudah diterima.
4. Hendaknya pemberi nasihat mengerti betul dengan apa yang ia nasihatkan, dan hendaklah brhati-hati dalam menukil pembicaraan agar tidak dipungkir , dan berdasarkan ilmu.
5. Hendaklah orang yang memberikan nasihat memperhatikan kondisi orang yang akan dinasihatinya. Maka hendaknya tidak menasihati disaat ia sedang kalut, dan disaat ia sedang bersama sahabatnya. Dan hendaknya pemberi nasihat memperhatikan perasaan, kedudukan, pekerjaan dan problem yang dihadapi orang yang akan diberi nasihat tadi.
6. Hendaklah pemberi nasihat adalah teladan bagi orang yang akan dinasihati, agar jangan tergolong orang yang menyuruh orang lain berbuat kebaikan sedangkan ia lupa terhadap dirinya sendiri.
7. Hendaklah pembri nasihat sabar terhadap kemungkinan yang menimpanya.
By : thiaaa
Senin, 20 Oktober 2008
sahabat
Diposting oleh faithfulluv8789 di 02.02
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar